Berita Resmi Statistik
Berita Resmi Statistik
Statistik Pondok Pesantren 2026

Yogyakarta – Berdasarkan hasil pemutakhiran data Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Yogyakarta periode Juni 2026, tercatat terdapat 36 pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Kota Yogyakarta. Secara keseluruhan, pondok pesantren tersebut membina 7.159 santri, terdiri atas 3.870 santri putra dan 3.289 santri putri. Data ini menunjukkan peran strategis pondok pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan keagamaan Islam berbasis masyarakat yang berkontribusi dalam pembinaan keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia.
Berdasarkan persebaran wilayah, Kemantren Umbulharjo menjadi wilayah dengan jumlah pondok pesantren terbanyak, yaitu 8 pondok pesantren. Selanjutnya, Kemantren Kotagede dan Kemantren Mantrijeron masing-masing memiliki 6 pondok pesantren, disusul Tegalrejo sebanyak 4 pondok pesantren. Adapun pondok pesantren lainnya tersebar di Gondokusuman, Mergangsan, Ngampilan, Wirobrajan, Gedongtengen, Jetis, dan Kraton.
Dilihat dari kapasitas santri, sebagian besar pondok pesantren di Kota Yogyakarta termasuk dalam kategori kurang dari 100 santri, yaitu sebanyak 19 pondok pesantren atau sekitar 52,8 persen dari total pondok pesantren. Selanjutnya terdapat 13 pondok pesantren yang memiliki kapasitas 100–500 santri, sedangkan 4 pondok pesantren memiliki kapasitas lebih dari 500 santri. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pondok pesantren di Kota Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan dengan skala kecil hingga menengah, meskipun terdapat beberapa pondok pesantren yang memiliki daya tampung santri relatif besar.
Berdasarkan afiliasi organisasi, pondok pesantren di Kota Yogyakarta didominasi oleh pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) sebanyak 17 pondok pesantren. Sementara itu, Muhammadiyah memiliki 11 pondok pesantren, diikuti kategori Lainnya sebanyak 6 pondok pesantren, serta LDII sebanyak 2 pondok pesantren. Data ini menggambarkan keberagaman penyelenggara pendidikan pesantren yang berkembang di Kota Yogyakarta.
Kementerian Agama Kota Yogyakarta akan terus melakukan pemutakhiran data pondok pesantren secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas statistik sektoral. Data yang akurat dan mutakhir diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan program, penyusunan kebijakan, pembinaan lembaga pendidikan keagamaan, serta pengembangan layanan kepada masyarakat.
Masyarakat dan pengelola lembaga dapat mengakses pembaharuan data statistik keagamaan ini secara terbuka melalui portal resmi di laman: https://statistik.kemenagkotajogja.id.